Powered By Blogger

Senin, 29 Juni 2015

Universitas Muhammadyah Malang

Selamat Datang di “Kampus Putih” Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
UMM adalah kampus eksotis yang dibangun sekitar topografi tanah.
Tanah terkandung bukit, pohon-pohon bambu dan Sungai Brantas.
Kampus hijau, indah, indah, teduh dan nyaman untuk belajar tentu.

UMM didirikan pada tahun 1964 di Malang, Jawa Timur sekitar 98 kilometer selatan Surabaya.
Malang adalah kota berbukit dikelilingi oleh empat gunung: Panderman, Arjuno, Kawi, dan Semeru.
Menjadi 550 meter di atas permukaan laut, Malang memiliki iklim yang sejuk yang berkisar antara 23,37 0C – 30,01 0C.
Dengan kondisi Malang dikenal sebagai Kota Bunga dan Kota Pendidikan.
Banyak siswa karena kondisi dari daerah lain di Indonesia dan luar negeri memilih untuk belajar di Malang.

UMM memiliki tiga kampus di mana lokasi yang strategis dan dapat diakses melalui darat, udara atau transportasi laut.
Lebih dari 20.000 mahasiswa, baik domestik maupun asing, sedang belajar di UMM.
Mahasiswa asing kami telah datang dari negara-negara seperti: Australia, Singapura, Malaysia, Mesir, Timor Timur, Eropa, dan Amerika.

Dari segi fasilitas, UMM telah menyediakan peralatan yang diperlukan untuk mendukung siswa nyaman dengan studi mereka.
Fasilitas untuk mendukung kedua kebutuhan akademik dan non-akademik yang tersedia.
Proses belajar-mengajar dan administrasi yang didukung oleh fasilitas TIK yang memadai dan sistem manajemen informasi.
Akibatnya, proses belajar-mengajar di UMM dikenal sebagai efisien, up-to-date dan mahasiswa ramah.

Kota Kediri / Kota Tahu

ASAL USUL KEDIRI

Nama Kediri ada yang berpendapat berasal dari kata "KEDI" yang artinya "MANDUL" atau "Wanita yang tidak berdatang bulan".

Menurut kamus Jawa Kuno Wojo Wasito, 'KEDI" berarti Orang Kebiri Bidan atau Dukun. Di dalam lakon Wayang, Sang Arjuno pernah menyamar Guru Tari di Negara Wirata, bernama "KEDI WRAKANTOLO". Bila kita hubungkan dengan nama tokoh Dewi Kilisuci yang bertapa di Gua Selomangleng, "KEDI" berarti Suci atau Wadad.